Arsip Tag: Kuliner Cepu

Iwak Rengkik Khas Pawon Cethik Geni Cepu, Kuliner Unik Penggugah Selera

KABARCEPU.COM – Penggugah selera, itulah kesan bagi pencari pengalaman kuliner autentik di Pawon Cethik Geni Cepu.

Tempat penyaji masakan jadul dan unik yang terletak di Jalan Raya Cabean Dukuh Wangkot Desa Kapuan Cepu ini menawarkan sajian khas yang menggugah selera, yaitu Iwak Rengkik.

Menurut pemilik Pawon Cethik Geni Cepu, Rita Oktaviana, Iwak Rengkik merupakan ikan khas yang hanya hidup di Sungai Bengawan Solo, sungai legendaris yang melintasi kota ini.

“Dengan tekstur daging yang lembut dan rasa yang unik, ikan ini menjadi favorit para pecinta kuliner lokal maupun wisatawan,” ungkap wanita yang akrab disapa Bunda Rita ini.

Bunda Rita mengatakan, Iwak Rengkik diproses dengan cermat untuk menjaga cita rasanya. Sebelum digoreng, ikan dimarinasi menggunakan bumbu khas Jawa. Kemudian, ikan dilapisi campuran tepung terigu dan tepung beras, sehingga menghasilkan tekstur kulit yang renyah.

Proses penggorengan dilakukan dengan minyak dalam jumlah banyak pada suhu tepat, selama 3 hingga 5 menit, sehingga ikan matang sempurna dan tetap juicy di bagian dalam.

“Rengkik itu dagingnya gemol, itulah sebabnya banyak yang suka,” ujar wanita yang gigih dalam pemberdayaan perempuan ini.

Iwak Rengkik biasanya dinikmati bersama nasi jagung, yang memberikan sensasi rasa khas pedesaan Jawa. Bagi pecinta rasa pedas, sajian ini bisa dilengkapi dengan sambal pedas yang menggugah selera. Meski begitu, hidangan ini juga cocok untuk anak-anak karena rasa gurihnya yang ringan.

Tak hanya itu, Pawon Cethik Geni merekomendasikan minuman Stroop Belimbing Wuluh sebagai pendamping Iwak Rengkik yang sempurna. Minuman segar ini memberikan keseimbangan rasa dengan sensasi asam manis yang menyegarkan.

Bunda Rita menambahkan, dalam sehari, Pawon Cethik Geni mampu menghabiskan 30 hingga 35 porsi Iwak Rengkik. “Kalau akhir pekan, bisa mencapai 50 porsi,” ungkapnya.

Hal ini menunjukkan popularitas hidangan tersebut di kalangan masyarakat lokal dan wisatawan.

Harga Iwak Rengkik di Pawon Cethik Geni dipatok antara Rp 15.000 hingga Rp 25.000 per porsi, tergantung pada ukuran ikan. Dengan harga terjangkau, pelanggan mendapatkan pengalaman kuliner yang memuaskan.

“Rengkik ini spesial karena selain langka, rasanya sangat otentik. Kami memastikan cara memasak tetap tradisional agar cita rasanya terjaga,” ujar Rita sambil menyebutkan jumlah jenis ikan ini masih sangat terbatas.

Pawon Cethik Geni buka setiap hari mulai jam 08.00 WIB hingga 15.00 WIB dengan suasana hangat yang cocok untuk bersantap bersama keluarga atau teman.

Jika Anda dan keluarga ingin mencicipi hidangan khas Bengawan Solo ini, silakan menghubungi nomor 0813-1808-0854 terlebih dahulu untuk mendapatkan kenyamanan.***

Dolan ke Cepu! Ini 5 Kuliner Cepu yang Sangat Khas dan Ikonik yang Patut Anda Coba

KABARCEPU.COM – Dari hidangan tradisional hingga makanan yang lebih modern yang tersaji, Kuliner Cepu menawarkan cita rasa yang menggoda lidah yang sangat khas.

Cepu, yang terletak di sebelah timur Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah, terkenal bukan hanya karena destinasi wisata dan kekayaan alamnya, tetapi juga keberagaman kuliner yang menggoda selera.

Terkenal sebagai Kota Minyak, Cepu menjadi salah satu pusat perniagaan yang ramai, dan hal ini turut mempengaruhi budaya kuliner Cepu yang sangat khas dan ikonik di daerah tersebut.

Berbagai sajian kuliner di Cepu memiliki cita rasa khas dan menjadikan setiap makanan di sini tidak hanya sekadar santapan, tetapi juga pengalaman budaya yang berharga.

Berikut adalah lima kuliner Cepu yang sangat khas dan ikonik yang tidak boleh dilewatkan saat Anda berkunjung ke Cepu, Blora:

1. Pecel Pincuk

Kuliner Cepu yang Sangat Khas 1Pecel pincuk adalah salah satu kuliner khas dari Cepu, Blora, Jawa Tengah, yang sangat menarik untuk dicoba. Makanan ini tidak hanya menggoda selera, tetapi juga menyimpan kekayaan rasa dan nilai budaya yang mendalam.

Pecel adalah salah satu hidangan tradisional Indonesia yang terdiri dari sayuran dan sambal kacang. Namun, yang membuat pecel pincuk daun jati khas Cepu ini berbeda adalah cara penyajiannya. Sebagai pengganti piring, pecel ini disajikan di atas daun jati yang sudah dibersihkan. Selain memberikan sentuhan alami, daun jati juga memberikan aroma yang khas, menambah cita rasa hidangan.

Satu porsi nasi pecel pincuk daun jati biasanya terdiri dari berbagai macam sayuran segar, seperti kacang panjang, tauge, bayam, dan mentimun. Semua sayuran ini direbus hingga empuk, kemudian dicampur dengan sambal kacang yang terbuat dari kacang tanah, cabai, bawang putih, dan rempah-rempah lainnya. Sambal kacang ini menjadi kunci utama dari kelezatan pecel, mengingat rasanya yang gurih, pedas, dan sedikit manis.

Pecel pincuk juga seringkali disajikan dengan pelengkap, seperti tempe, tahu, atau kerupuk, menambah variasi cita rasa dan tekstur hidangan. Proses penyajiannya yang unik dengan menggunakan daun jati lantas menjadikan pengalaman menyantap pecel ini semakin otentik dan menarik.

2. Opor Ayam

Kuliner Cepu yang Sangat Khas 2Bagi para pecinta kuliner Indonesia, khususnya masakan khas Jawa Tengah dan sekitarnya, Lontong Opor Khas Cepu menjadi salah satu hidangan yang patut dicoba. Salah satu tempat terbaik untuk menikmati kelezatan ini adalah di Warung Makan Pak Pangat yang terletak di Desa Ngloram, Kapuan, Cepu.

Warung Makan Pak Pangat telah menjadi salah satu tujuan kuliner utama bagi masyarakat Cepu dan sekitarnya. Warung ini dikenal dengan suasana yang sederhana namun nyaman, membuat pengunjung merasa betah untuk bersantap.

Pemilik warung, memanfaatkan resep turun-temurun yang diwariskan dari nenek moyangnya. Inilah yang membuat kelezatan yang ditawarkan Lontong Opor Pak Pangat ini memiliki rasa yang khas memanjakan lidah Anda dan memberikan pengalaman kuliner yang tak terlupakan.

Salah satu faktor yang membuat Lontong Opor Pak Pangat begitu spesial adalah proses pembuatannya yang teliti. Bahan-bahan segar dan berkualitas menjadi kunci utama dalam menghasilkan rasa yang lezat. Daging ayam yang digunakan adalah ayam kampung, yang terkenal lebih empuk dan beraroma. Bumbu-bumbu seperti kunyit, jahe, serai, dan bawang merah dicampur dengan sempurna untuk membentuk kuah yang gurih dan aromatik.

3. Eggroll Waluh

Kuliner Cepu yang Sangat Khas 3Eggroll waluh khas Cepu adalah salah satu kuliner unik yang memadukan cita rasa tradisional dengan sentuhan modern. Terbuat dari labu kuning atau waluh, makanan ini telah menjadi salah satu ikon kuliner di daerah Cepu, Jawa Tengah.

Eggroll waluh merupakan inovasi dari makanan tradisional Batara, yang lebih dikenal di daerah Cepu. Makanan ini terbuat dari labu yang diolah menjadi adonan isi telur, bawang, dan berbagai rempah yang kaya rasa. Seiring dengan perkembangan zaman, eggroll waluh mengalami banyak inovasi, sehingga hadir dalam berbagai varian rasa yang menarik.

Eggroll waluh tidak hanya enak dinikmati begitu saja, tetapi juga dapat disajikan dengan berbagai saus, seperti sambal kecap, saus sambal, atau mayones untuk memberikan pengalaman rasa yang lebih kaya. Beberapa varian modern juga membuat eggroll waluh dengan isi tambahan, seperti keju atau daging ayam, yang menjadikannya lebih menarik bagi generasi muda.

Tidak hanya enak, eggroll waluh juga menawarkan banyak manfaat kesehatan. Labu mengandung banyak vitamin dan serat, sehingga baik untuk pencernaan dan meningkatkan sistem imun. Perpaduan antara rasa gurih dan sedikit manis dari labu menjadikan camilan ini sangat menggugah selera.

Eggroll waluh menjadi pilihan yang tepat bagi mereka yang ingin menikmati makanan khas daerah dengan sentuhan modern. Selain mudah dibuat, camilan ini juga bisa menjadi alternatif sehat di tengah maraknya makanan cepat saji.

4. Kopi Kothok

Kuliner Cepu yang Sangat Khas 4Kopi merupakan salah satu komoditas yang sangat penting di Indonesia. Tidak hanya sebagai minuman yang meramaikan suasana, tetapi juga sebagai bagian dari budaya dan identitas lokal.

Salah satu jenis kopi yang menarik perhatian adalah Kopi Kothok yang berasal dari Cepu, Jawa Tengah. Kopi Khotok bukan hanya sekadar minuman; ia mencerminkan warisan budaya masyarakat setempat dan menawarkan cita rasa yang unik.

Kopi Kothok sudah dikenal oleh masyarakat Cepu selama beberapa generasi. Proses pengolahan dan penyajian kopi ini berbeda dengan jenis kopi lainnya. Kothok merupakan istilah yang merujuk pada metode penyeduhan kopi menggunakan alat tradisional yang disebut morong.

Kopi ini dimasak dengan cara mencampur air mendidih, kopi dan gula yang dituangkan ke dalam panci khusus (morong) yang telah disiapkan hingga matang sempurna. Hasilnya adalah kopi yang kaya rasa dan aroma yang menggugah selera.

Kopi Khotok memiliki cita rasa yang kompleks. Kombinasi antara keasaman, kepahitan, dan aroma khas membuatnya berbeda dari kopi lainnya. Rasa kopi ini biasanya lebih kuat, dengan sentuhan karamel atau cokelat. Bagi pecinta kopi, mencicipi Kopi Khotok adalah seperti menjelajahi berbagai lapisan rasa yang ada di dalamnya.

Tidak hanya itu, penyerapan rasa dari alat dan bahan alami yang digunakan dalam penyeduhannya semakin menambah keunikan Kopi Kothok. Dengan cara di khotok, para penikmat kopi dapat merasakan esensi alam dalam setiap tegukan.

5. Iwak Jendil

Kuliner Cepu yang Sangat Khas 5Salah satu ikon kuliner yang paling dikenal dan patut dicoba saat berkunjung ke wilayah Cepu, Kabupaten Blora adalah iwak (ikan) jendil, ikan yang memiliki cita rasa khas dan menjadi ikon kuliner khas di Cepu yang tidak hanya gurih, tetapi juga nikmat.

Ikan jendil, atau dalam nama latinnya disebut sebagai ‘Pseudocorynopoma dumerilii’, merupakan jenis ikan air tawar yang banyak ditemukan di perairan Sungai Bengawan Solo. Memiliki tubuh yang panjang dan daging yang padat (seperti lele), ikan ini menjadi primadona di kalangan pecinta kuliner, terutama di daerah Cepu, yang terkenal dengan keberagaman masakan olahan ikannya.

Dagingnya yang putih dan lembut membuat ikan ini cocok diolah dengan berbagai cara, baik digoreng, dibakar, maupun dibumbu rujak. Selain memberikan cita rasa yang lezat, ikan jendil juga kaya akan nutrisi. Kandungan protein yang tinggi, omega-3, dan berbagai vitamin dan mineral lainnya membuatnya menjadi pilihan sehat bagi keluarga.

Di Cepu, ikan jendil sering diolah menjadi berbagai hidangan spesial dengan berbagai macam cara penyajian seperti Ikan Jendil Goreng, Ikan Jendil Bakar, Sop Ikan Jendil, serta Dendeng Ikan Jendil.

Dengan berbagai olahan yang menggugah selera, ikan jendil adalah salah satu contoh betapa kayanya kuliner Indonesia dan merupakan pengalaman gastronomi yang tidak boleh dilewatkan bagi siapa saja yang mencintai masakan tradisional.

Kota Cepu, Kabupaten Blora, memiliki kekayaan kuliner yang bermanifestasi dalam bentuk hidangan yang tidak hanya menggoda lidah, tetapi juga merepresentasikan budaya dan kearifan lokal masyarakat setempat.

Masing-masing kuliner khas Cepu tersebut memiliki keunikan dan karakteristik tersendiri yang tidak hanya memanjakan selera tetapi juga menyimpan cerita dan tradisi bagi masyarakat Cepu, Kabupaten Blora, khususnya.***

Sensasi Rasa Pedas, Warung Golek Ayem Tawarkan Sate Taichan

KABARCEPU.COM – Warung Golek Ayem di Cepu menjadi destinasi kuliner favorit bagi pecinta sate Taichan.

Warung ini menyajikan sate Taichan dengan rasa pedas yang menggugah dan tekstur daging ayam yang empuk.

Menurut pemilik warung, Imam Widiharjo Agung, sate Taichan menjadi menu andalan karena racikan bumbu yang unik.

“Kami menggunakan bumbu khusus untuk memberikan rasa pedas yang khas. Pelanggan sangat menyukai menu ini,” ungkap Imam.

Warung yang berada di Gang Unyer Lorong C Nomor 46 Cepu inipun banyak dicari para pemburu kuliner.

Bahan baku daging ayam yang empuk serta bumbu pedas membuat penikmat merasa cocok di lidah. “Lebih cocok dimakan dengan lontong,” ujar pemilik warung berusia 54 tahun ini.

Dipatok harga Rp 12.000,- seporsi, sate Taichan di Warung Golek Ayem Cepu semakin membuat pemburu kuliner penasaran.

“Harga segitu sudah termasuk lontong,” ujar Imam seraya menyebut minuman segar sebagai pendamping sate Taichan.

Pria yang hobby bermain musik ini juga menyarankan untuk menikmati sate Taichan sebaiknya dengan es bunga Telang. “Rasa pedas sate Taichan sangat cocok dipadukan dengan kesegaran es bunga Telang,” tambahnya.

Penyajian sate Taichan dilengkapi dengan daun selada dan taburan bawang goreng yang menggugah selera. Disajikan hangat, sate Taichan cocok untuk anak-anak, remaja, dan orang tua.

Warung Golek Ayem juga melayani pesanan sate Taichan. Bagi yang berminat bisa menghubungi nomor 0821-3674-7755.***

Pawon Cethik Geni: Sajikan Masakan Tradisional Jawa Khas Tempo Doeloe di Cepu Blora

KABARCEPU.COM – Pawon Cethik Geni hadir sebagai oase bagi pecinta kuliner tradisional Jawa yang rindu akan masakan khas tempo doeloe.

Jika Anda berharap mengenang masa lalu dengan suasana tempo doeloe, Pawon Cethik Geni yang berada di Dusun Wangkot, Desa Kapuan, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora adalah tempat yang tepat.

Berlokasi strategis, Pawon Cethik Geni mengusung konsep dapur tempo dulu yang menyajikan berbagai masakan khas Jawa dengan cita rasa autentik dan menu-menu jadul.

Sang pemilik Pawon Cethik Geni, Rita Oktaviana, mengatakan bahwa usahanya tidak hanya menawarkan makanan, tetapi juga menghadirkan suasana nostalgia.

“Interior kami tampilkan peralatan masak dan hiasan jadul, sehingga pengunjung bisa mengenang kembali zaman  dulu,” ujarnya.

Mengenai masakan yang ditawarkan, menu-menu andalan yang disajikan yaitu sajian khas Cepu seperti nasi liwet, bothok, sambel jendil, asem-asem jendil, sambel belut, bebek muprul, bothok, sego jagung, pelas, tempe, bethithi, dan sambel panggang.

Menu lain yang ditawarkan yakni es stroop belimbing wuluh hasil produksi sendiri, sayur asem dan sayur lodeh lumbu. “Ada juga sayur-sayur lain berganti jenis tiap hari. Semuanya masakan khas dari desa,” ungkap wanita enerjik ini.

Selain menu di atas, tersedia pula berbagai kudapan tradisional seperti klepon, gethuk, dan jadah bakar. “Kami ingin menghidupkan kembali kenangan masa kecil dengan menyajikan makanan yang dibuat menggunakan resep asli nenek moyang. Semua proses memasak dilakukan secara tradisional untuk menjaga rasa dan aroma yang khas,” ujar Rita.

Pawon Cethik Geni merupakan realisasi program One Simbok One Product. Program ini bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu di desa agar mampu mendukung potensi anak-anak mereka.

Melalui program ini, diharapkan tempat ini dapat menjadi outlet bagi produk-produk hasil karya ibu-ibu khususnya bagi desa setempat serta di wilayah Cepu dan sekitarnya, sekaligus memberikan dampak positif bagi ekonomi keluarga.

“Karena wanita harus juga mampu memperkokoh pilar ekonomi keluarga, khususnya untuk pendidikan anak. Sekarang, yang jadi favorit adalah Stroop Belimbing Wuluh, produk ibu-ibu hasil tanaman sendiri dari pemanfaatan lahan pekarangan,” tutur Rita seraya menambahkan dirinya tidak akan berhenti memberdayakan kaum perempuan.

Harga yang terjangkau dan suasana yang hangat, menjadikan Pawon atau bisa disebut Rumah Makan Cethik Geni sebagai tempat yang cocok untuk berkumpul bersama keluarga atau sekadar melepas rindu pada masakan khas Jawa.

Tempat dengan pemandangan asri dan udara yang sejuk segar ini buka setiap hari dari pukul 09.00 hingga 15.00 WIB.***

Kuliner Legendaris Cepu yang Wajib di Coba

KABARCEPU.COM – Cepu, kota kecil di Jawa Tengah, berada paling ujung timur, berbatasan langsung dengan Jawa Timur.

Kota kecil ini sebenarnya adalah kawasan perkotaan di wilayah Kecamatan Cepu Kabupaten Blora.

Cepu lebih akrab disebut dengan kota minyak, yang konon katanya kota ini menjadi salah satu industri minyak di Indonesia.

Terkenal hingga seantero dunia, Cepu menyimpan beragam kuliner lezat yang telah melegenda.

Bagi para pencinta kuliner, mengunjungi Cepu tanpa mencicipi makanan khasnya terasa kurang lengkap.

Berikut beberapa kuliner legendaris Cepu yang wajib Anda coba:

1. Sego Pecel Cepu

Sego pecel menjadi primadona kuliner Cepu.

Perpaduan nasi hangat dengan sayuran rebus yang disiram bumbu kacang yang kaya rasa membuat hidangan ini begitu menggugah selera.

Uniknya, setiap penjual sego pecel memiliki racikan bumbu yang berbeda-beda, sehingga cita rasanya pun beragam.

2. Rawon Lepek

Rawon lepek adalah hidangan berkuah khas Cepu yang terbuat dari daging sapi.

Kuahnya yang berwarna hitam pekat berasal dari kluwek, memberikan cita rasa yang khas dan sedikit asam.

Disajikan dengan nasi hangat, tauge, dan kerupuk, rawon lepek cocok dinikmati saat cuaca dingin.

3. Serabi Bakar

Serabi bakar memiliki ciri khas tersendiri. Kue ini biasanya disajikan dengan parutan kelapa yang gurih.

Teksturnya yang lembut dan rasanya yang manis gurih membuat serabi bakar ini menjadi favorit banyak orang, terutama saat sarapan.

4. Utri Manis

Utri manis adalah kudapan khas Cepu yang terbuat dari parutan singkong yang dicampur dengan gula merah dan bumbu-bumbu lainnya.

Rasanya yang manis dan gurih membuat utri manis cocok dijadikan camilan atau teman minum teh.

5. Opor Ayam Pak Pangat

Opor ayam Pak Pangat adalah salah satu kuliner legendaris di Cepu yang terkenal dengan rasanya yang gurih dan santan yang kental.

Opor ayam ini biasanya disajikan dengan nasi hangat dan lauk pendamping lainnya.

Selamat mencoba!