Arsip Tag: PSSI

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI Desember 2024: Sanksi dan Denda Dikenakan pada Pemain dan Klub

KABARCEPU.COM – Komite Disiplin PSSI mengumumkan hasil sidang yang diadakan pada 10-12 Desember 2024, dengan memberikan sanksi dan denda kepada beberapa pemain dan klub yang melanggar aturan dalam kompetisi sepak bola Indonesia.

Berikut adalah beberapa keputusan penting yang dikeluarkan hasil sidang Komite Disiplin PSSI :

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI Tanggal 10 Desember 2024

1. Sdr. Muhammad Aldino Natali (pemain Tim PSBS Biak U20)

  • Nama Kompetisi: EPA Liga 1 2024/2025
  • Pertandingan: Dewa United FC U20 vs PSBS Biak U20
  • Tanggal Kejadian: 07 Desember 2024
  • Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius bertindak kasar menggunakan tubuhnya secara berlebihan kepada pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
  • Hukuman: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.5.000.000,-

2. Tim Madura United FC U20

  • Nama Kompetisi: EPA Liga 1 2024/2025
  • Pertandingan: Madura United FC U20 vs Persik Kediri U20
  • Tanggal Kejadian: 07 Desember 2024
  • Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 6 orang pemain mendapatkan kartu kuning
  • Hukuman: denda Rp.5.000.000,-

3. Sdr. Haidir (pemain Tim PSM Makassar U20)

  • Nama Kompetisi: EPA Liga 1 2024/2025
  • Pertandingan: PSM Makassar U20 vs Persebaya Surabaya U20
  • Tanggal Kejadian: 08 Desember 2024
  • Jenis Pelanggaran: memukul pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
  • Hukuman: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.5.000.000,-

4. Sdr. Anton Samba (ofisial Tim PSM Makassar U20)

  • Nama Kompetisi: EPA Liga 1 2024/2025
  • Pertandingan: PSM Makassar U20 vs Persebaya Surabaya U20
  • Tanggal Kejadian: 08 Desember 2024
  • Jenis Pelanggaran: bertindak tidak sportif dengan memaki perangkat pertandingan serta berusaha menyerang ofisial Tim Persebaya Surabaya U20
  • Hukuman: Teguran Keras

 

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI Tanggal 11 Desember 2024

1. Sdr. Sandi Arta Samosir (pemain Tim Madura United FC)

  • Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
  • Pertandingan: Persik Kediri vs Madura United FC
  • Tanggal Kejadian: 06 Desember 2024
  • Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius bertindak kasar menggunakan tubuhnya secara berlebihan kepada pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
  • Hukuman: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.10.000.000,-

2. Tim Dewa United FC

  • Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
  • Pertandingan: Malut United FC vs Dewa United FC
  • Tanggal Kejadian: 07 Desember 2024
  • Jenis Pelanggaran: terlambat memasuki lapangan pada babak kedua sehingga membuat pertandingan babak kedua mundur selama 167 detik
  • Hukuman: denda Rp.50.000.000,-

3. Klub Persebaya Surabaya

  • Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
  • Pertandingan: Persebaya Surabaya vs Arema FC
  • Tanggal Kejadian: 07 Desember 2024
  • Jenis Pelanggaran: pada menit 43, menit 71 dan menit 84 terjadi pelemparan botol kemasan air mineral ke arah lapangan dan pemain Arema FC yang dilakukan oleh penonton Persebaya Surabaya
  • Hukuman: denda Rp.20.000.000,-

4. Klub Persebaya Surabaya

  • Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
  • Pertandingan: Persebaya Surabaya vs Arema FC
  • Tanggal Kejadian: 07 Desember 2024
  • Jenis Pelanggaran: terjadi penyalaan flare sebanyak 1 buah yang dilakukan oleh penonton Persebaya Surabaya di tribun Selatan
  • Hukuman: denda Rp.50.000.000,-

5. Klub Persita Tangerang

  • Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
  • Pertandingan: Persita Tangerang vs Persis Solo
  • Tanggal Kejadian: 08 Desember 2024
  • Jenis Pelanggaran: terjadi penyalaan petasan sebanyak 3 kali yaitu pada saat jelang laga dimulai, menit 10 dan menit 28 serta terjadi penyalaan kembang api pada menit 55 yang dilakukan oleh penonton Persita Tangerang
  • Hukuman: denda Rp.50.000.000,-

6. Klub Persita Tangerang

  • Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
  • Pertandingan: Persita Tangerang vs Persis Solo
  • Tanggal Kejadian: 08 Desember 2024
  • Jenis Pelanggaran: terjadi pelemparan botol kemasan air mineral ke arah lapangan yang dilakukan oleh penonton Persita Tangerang
  • Hukuman: denda Rp.20.000.000,-

7. Klub Persita Tangerang

  • Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
  • Pertandingan: Persita Tangerang vs Persis Solo
  • Tanggal Kejadian: 08 Desember 2024
  • Jenis Pelanggaran: penonton Persita Tangerang menyanyikan yel-yel bernada provokatif dan menghina
  • Hukuman: Teguran Keras

8. Tim Persipura Jayapura

  • Nama Kompetisi: Pegadaian Liga 2 2024/2025
  • Pertandingan: Persela Lamongan vs Persipura Jayapura
  • Tanggal Kejadian: 06 Desember 2024
  • Jenis Pelanggaran: terdapat pemain Persipura Jayapura yang tidak masuk dalam line up dan tanpa menggunakan ID Card mengejar wasit untuk melakukan protes
  • Hukuman: Teguran Keras

9. Panitia Pelaksana Pertandingan Persijap Jepara

  • Nama Kompetisi: Pegadaian Liga 2 2024/2025
  • Pertandingan: Persijap Jepara vs PSIM Yogyakarta
  • Tanggal Kejadian: 07 Desember 2024
  • Jenis Pelanggaran: adanya penyalaan petasan di luar stadion
  • Hukuman: Teguran Keras

10. Tim PSIM Yogyakarta

  • Nama Kompetisi: Pegadaian Liga 2 2024/2025
  • Pertandingan: Persijap Jepara vs PSIM Yogyakarta
  • Tanggal Kejadian: 07 Desember 2024
  • Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 5 orang pemain yang mendapatkan kartu kuning
  • Hukuman: denda Rp.25.000.000,-

11. Klub Gresik United FC

  • Nama Kompetisi: Pegadaian Liga 2 2024/2025
  • Pertandingan: Gresik United FC vs Persipal FC
  • Tanggal Kejadian: 07 Desember 2024
  • Jenis Pelanggaran: terjadi pelemparan botol dan sandal ke arah bench Tim Persipal FC dan ke arah pemain Tim Persipal FC saat memasuki tunnel yang dilakukan oleh penonton Gresik United FC
  • Hukuman: denda Rp.10.000.000,-

12. Klub Persiku Kudus

  • Nama Kompetisi: Pegadaian Liga 2 2024/2025
  • Pertandingan: Persiku Kudus melawan Persipa
  • Tanggal Kejadian: 08 Desember 2024
  • Jenis Pelanggaran: terjadi pelemparan botol kemasan minuman dari area tribun Barat belakang bench Persipa dan dari arah tribun Utara yang dilakukan oleh penonton Persiku Kudus
  • Hukuman: denda Rp.10.000.000,-

13. Tim Persipa

  • Nama Kompetisi: Pegadaian Liga 2 2024/2025
  • Pertandingan: Persiku Kudus melawan Persipa
  • Tanggal Kejadian: 08 Desember 2024
  • Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 5 orang pemain yang mendapatkan kartu kuning
  • Hukuman: denda Rp.25.000.000,-

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI Tanggal 12 Desember 2024

1. Panitia Pelaksana Pertandingan Semen Padang

  • Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
  • Pertandingan: Semen Padang vs Persija Jakarta
  • Tanggal Kejadian: 06 Desember 2024
  • Jenis Pelanggaran: gagal mengantisipasi kehadiran suporter Persija Jakarta
  • Hukuman: denda Rp.25.000.000,-

2. Klub Persija Jakarta

  • Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
  • Pertandingan: Semen Padang vs Persija Jakarta
  • Tanggal Kejadian: 06 Desember 2024
  • Jenis Pelanggaran: adanya suporter Persija Jakarta sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan
  • Hukuman: denda Rp.25.000.000,-

***

PSSI Minta Maaf! Jamin Laga November Lebih Aman dan Terkendali

KABARCEPU.COM – PSSI meminta maaf kepada para penonton atas adanya penonton yang diduga masuk tanpa tiket di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Dengan adanya kejadian ini, PSSI menjamin akan meningkatkan sistem keamanan di masa mendatang.

PSSI menganggap kejadian ini sebagai pelajaran berharga untuk menciptakan atmosfer pertandingan yang aman dan nyaman bagi semua pihak.

Kegembiraan para suporter terusik oleh adanya penonton yang diduga masuk tanpa tiket di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

PSSI melalui anggota Komite Eksekutif, Arya Sinulingga menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi terkait penonton yang diduga masuk tanpa tiket di laga tersebut.

Jumlah penonton pada laga ini tercatat sebanyak 70.059 orang. Seluruh tribune penonton tampak lautan merah.

Pihaknya sudah mengidentifikasi tadi malam adanya penonton tanpa tiket masuk ke dalam stadion.

“Ini setelah sekitar pertengahan pertandingan kami lihat kok tiba-tiba di beberapa titik, di tangga itu ada terisi,” kata Arya Sinulingga.

“Langsung kami meminta pihak keamanan untuk melihat dan mengecek, meminta secepatnya melakukan penebalan keamanan,” tambahnya.

PSSI pun akan melakukan tindakan tegas termasuk kepada orang dalam jika terbukti melakukan tindakan pelanggaran tersebut.

Dirinya akan melakukan identifikasi dan investigasi lebih detail apakah ada orang dalam yang bermain.

“Ini pak Ketum Erick Thohir sudah meminta kepada kita, kalau ada orang dalam kita tindak karena ini sudah melanggar ya,” ungkap Arya.

Arya juga menambahkan PSSI akan melakukan perubahan total untuk sistem masuk ke SUGBK.

Hal ini akan dilalukan saat laga melawan Jepang 15 November 2024 dan Arab Saudi 19 November 2024.

Di samping itu, kata dia, hasil evaluasi singkat kemarin kami akan melakukan perubahan total untuk menajemen keamanan khususnya untuk masuk ke stadion.

“Kemarin sudah kami sepakati juga bahwa November akan bekerja sama dengan crowd management yang lebih profesional. Jadi kami sangat serius soal keamanan, kenyaman akan diambil alih oleh orang-orang profesional,” jelasnya.

Arya mengatakan bahwa penonton akan sedikit lebih repot saat masuk ke stadion karena adanya scanning.

Namun hal ini dilakukan demi terciptanya keamanan, keselamatan dan kenyamanan saat menonton timnas Indonesia.

PSSI minta maaf saat laga bulan November nanti pintu masuk akan lebih ketat.

“Sedikit merepotkan, tapi ini demi kemanan keselamatan, kenyamanan dan ini pelajaran berharga bagi kita semua,” tukas Arya Sinulingga.***

Siap-Siap! Masuk SUGBK Bakal Lebih Ribet di November 2024, PSSI Jamin Keamanan Saat Laga Timnas Indonesia

KABARCEPU.COM – PSSI akan memberikan pengalaman menonton yang berbeda di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) bulan November mendatang, saat laga Timnas Indonesia melawan Jepang dan Arab Saudi.

PSSI resmi mengumumkan kebijakan baru untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan para penonton saat laga Timnas Indonesia di SUGBK atau Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Perubahan ini dipicu oleh insiden penonton yang diduga masuk tanpa tiket di laga Timnas Indonesia vs Australia.

Walau proses masuk ke SUGBK mungkin sedikit lebih ‘ribet’, PSSI menjamin bahwa langkah ini diambil untuk menciptakan atmosfer pertandingan yang lebih aman dan terkendali.

PSSI melalui anggota Komite Eksekutif, Arya Sinulingga menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi terkait penonton yang diduga masuk tanpa tiket di laga tersebut.

Jumlah penonton pada laga ini tercatat sebanyak 70.059 orang. Seluruh tribune penonton tampak lautan merah.

Pihaknya sudah mengidentifikasi tadi malam adanya penonton tanpa tiket masuk ke dalam stadion.

“Ini setelah sekitar pertengahan pertandingan kami lihat kok tiba-tiba di beberapa titik, di tangga itu ada terisi,” kata Arya Sinulingga.

“Langsung kami meminta pihak keamanan untuk melihat dan mengecek, meminta secepatnya melakukan penebalan keamanan,” tambahnya.

PSSI pun akan melakukan tindakan tegas termasuk kepada orang dalam jika terbukti melakukan tindakan pelanggaran tersebut.

Dirinya akan melakukan identifikasi dan investigasi lebih detail apakah ada orang dalam yang bermain.

“Ini pak Ketum Erick Thohir sudah meminta kepada kita, kalau ada orang dalam kita tindak karena ini sudah melanggar ya,” ungkap Arya.

Arya juga menambahkan PSSI akan melakukan perubahan total untuk sistem masuk ke SUGBK.

Hal ini akan dilalukan saat laga melawan Jepang 15 November 2024 dan Arab Saudi 19 November 2024.

Di samping itu, kata dia, hasil evaluasi singkat kemarin kami akan melakukan perubahan total untuk menajemen keamanan khususnya untuk masuk ke stadion.

“Kemarin sudah kami sepakati juga bahwa November akan bekerja sama dengan crowd management yang lebih profesional. Jadi kami sangat serius soal keamanan, kenyaman akan diambil alih oleh orang-orang profesional,” jelasnya.

Arya mengatakan bahwa penonton akan sedikit lebih repot saat masuk ke Stadion karena adanya scanning.

Namun hal ini dilakukan demi terciptanya keamanan, keselamatan dan kenyamanan saat menonton timnas Indonesia.

PSSI minta maaf saat laga bulan November nanti pintu masuk akan lebih ketat.

“Sedikit merepotkan, tapi ini demi kemanan keselamatan, kenyamanan dan ini pelajaran berharga bagi kita semua,” tukas Arya Sinulingga. ***

Dibalik Meriahnya Laga Timnas Indonesia vs Australia: SUGBK Digerogoti Penjahat Tiket, PSSI Terapkan Sistem Scanning Superketat!

KABARCEPU.COM – Kemeriahan laga Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) ternoda.

Di balik euforia suporter Timnas Indonesia, terkuak fakta pahit, stadion kebanggaan Indonesia ini ternyata menjadi sasaran empuk para penjahat tiket.

Kejadian memalukan saat berlangsungnya laga Timnas Indonesia Vs Australia di SUGBK, Jakarta pada Selasa 10 September 20224, membuat PSSI geram.

Tak ingin kejadian serupa terulang, PSSI langsung tancap gas dengan menerapkan sistem scanning superketat di seluruh pintu masuk SUGBK.

PSSI melalui anggota Komite Eksekutif, Arya Sinulingga menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi terkait penonton yang diduga masuk tanpa tiket di laga tersebut.

Jumlah penonton pada laga ini tercatat sebanyak 70.059 orang. Seluruh tribune penonton tampak lautan merah.

Pihaknya sudah mengidentifikasi tadi malam adanya penonton tanpa tiket masuk ke dalam stadion.

“Ini setelah sekitar pertengahan pertandingan kami lihat kok tiba-tiba di beberapa titik, di tangga itu ada terisi,” kata Arya Sinulingga.

“Langsung kami meminta pihak keamanan untuk melihat dan mengecek, meminta secepatnya melakukan penebalan keamanan,” tambahnya.

PSSI pun akan melakukan tindakan tegas termasuk kepada orang dalam jika terbukti melakukan tindakan pelanggaran tersebut.

Dirinya akan melakukan identifikasi dan investigasi lebih detail apakah ada orang dalam yang bermain.

“Ini pak Ketum Erick Thohir sudah meminta kepada kita, kalau ada orang dalam kita tindak karena ini sudah melanggar ya,” ungkap Arya.

Arya juga menambahkan PSSI akan melakukan perubahan total untuk sistem masuk ke SUGBK.

Hal ini akan dilalukan saat laga melawan Jepang 15 November 2024 dan Arab Saudi 19 November 2024.

Di samping itu, kata dia, hasil evaluasi singkat kemarin kami akan melakukan perubahan total untuk menajemen keamanan khususnya untuk masuk ke stadion.

“Kemarin sudah kami sepakati juga bahwa November akan bekerja sama dengan crowd management yang lebih profesional. Jadi kami sangat serius soal keamanan, kenyaman akan diambil alih oleh orang-orang profesional,” jelasnya.

Arya mengatakan bahwa penonton akan sedikit lebih repot saat masuk ke Stadion karena adanya scanning.

Namun hal ini dilakukan demi terciptanya keamanan, keselamatan dan kenyamanan saat menonton timnas Indonesia.

PSSI minta maaf saat laga bulan November nanti pintu masuk akan lebih ketat.

“Sedikit merepotkan, tapi ini demi kemanan keselamatan, kenyamanan dan ini pelajaran berharga bagi kita semua,” tukas Arya Sinulingga.

Euforia Penonton Laga Timnas Indonesia vs Australia: Waspada! Orang Dalam Diduga Bermain, PSSI Ancam Hukuman Berat

KABARCEPU.COM – Laga Timnas Indonesia vs Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang dipenuhi lautan merah pada Selasa 10 September 2024, ternyata menyimpan kejanggalan.

Di balik euforia dukungan kepada Timnas Indonesia, terkuak fakta mengejutkan, adanya penonton yang diduga masuk tanpa tiket.

PSSI tak tinggal diam atas kejenggalan saat berlangsunganya laga Timnas Indonesia vs Australia.

Investigasi pun digulirkan, bahkan aroma ‘kotoran’ yang melibatkan orang dalam mulai tercium.

Tak tanggung-tanggung, PSSI mengancam akan menjatuhkan hukuman berat bagi siapapun yang terlibat dalam skandal ini.

PSSI melalui anggota Komite Eksekutif, Arya Sinulingga menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi terkait penonton yang diduga masuk tanpa tiket di laga tersebut.

Jumlah penonton pada laga ini tercatat sebanyak 70.059 orang. Seluruh tribune penonton tampak lautan merah.

Pihaknya sudah mengidentifikasi tadi malam adanya penonton tanpa tiket masuk ke dalam stadion.

“Ini setelah sekitar pertengahan pertandingan kami lihat kok tiba-tiba di beberapa titik, di tangga itu ada terisi,” kata Arya Sinulingga.

“Langsung kami meminta pihak keamanan untuk melihat dan mengecek, meminta secepatnya melakukan penebalan keamanan,” tambahnya.

PSSI pun akan melakukan tindakan tegas termasuk kepada orang dalam jika terbukti melakukan tindakan pelanggaran tersebut.

Dirinya akan melakukan identifikasi dan investigasi lebih detail apakah ada orang dalam yang bermain.

“Ini pak Ketum Erick Thohir sudah meminta kepada kita, kalau ada orang dalam kita tindak karena ini sudah melanggar ya,” ungkap Arya.

Arya juga menambahkan PSSI akan melakukan perubahan total untuk sistem masuk ke SUGBK.

Hal ini akan dilalukan saat laga melawan Jepang 15 November 2024 dan Arab Saudi 19 November 2024.

Di samping itu, kata dia, hasil evaluasi singkat kemarin kami akan melakukan perubahan total untuk menajemen keamanan khususnya untuk masuk ke stadion.

“Kemarin sudah kami sepakati juga bahwa November akan bekerja sama dengan crowd management yang lebih profesional. Jadi kami sangat serius soal keamanan, kenyaman akan diambil alih oleh orang-orang profesional,” jelasnya.

Arya mengatakan bahwa penonton akan sedikit lebih repot saat masuk ke Stadion karena adanya scanning.

Namun hal ini dilakukan demi terciptanya keamanan, keselamatan dan kenyamanan saat menonton timnas Indonesia.

PSSI minta maaf saat laga bulan November nanti pintu masuk akan lebih ketat.

“Sedikit merepotkan, tapi ini demi kemanan keselamatan, kenyamanan dan ini pelajaran berharga bagi kita semua,” tukas Arya Sinulingga.***

Geger! Penonton Siluman Berkeliaran di SUGBK, PSSI Turun Tangan

KABARCEPU.COM – PSSI telah mengidentifikasi adanya penonton yang diduga masuk tanpa tiket di laga Timnas Indonesia Vs Australia Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Selasa 10 September 20224.

Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah penonton di beberapa titik tribun setelah pertengahan pertandingan, PSSI akan melakukan investigasi untuk mencari tahu penyebabnya.

PSSI melalui anggota Komite Eksekutif, Arya Sinulingga menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi terkait penonton yang diduga masuk tanpa tiket di laga tersebut.

Jumlah penonton pada laga ini tercatat sebanyak 70.059 orang. Seluruh tribune penonton tampak lautan merah.

Pihaknya sudah mengidentifikasi tadi malam adanya penonton tanpa tiket masuk ke dalam stadion.

“Ini setelah sekitar pertengahan pertandingan kami lihat kok tiba-tiba di beberapa titik, di tangga itu ada terisi,” kata Arya Sinulingga.

“Langsung kami meminta pihak keamanan untuk melihat dan mengecek, meminta secepatnya melakukan penebalan keamanan,” tambahnya.

PSSI pun akan melakukan tindakan tegas termasuk kepada orang dalam jika terbukti melakukan tindakan pelanggaran tersebut.

Dirinya akan melakukan identifikasi dan investigasi lebih detail apakah ada orang dalam yang bermain.

“Ini pak Ketum Erick Thohir sudah meminta kepada kita, kalau ada orang dalam kita tindak karena ini sudah melanggar ya,” ungkap Arya.

Arya juga menambahkan PSSI akan melakukan perubahan total untuk sistem masuk ke SUGBK.

Hal ini akan dilalukan saat laga melawan Jepang 15 November 2024 dan Arab Saudi 19 November 2024.

Di samping itu, kata dia, hasil evaluasi singkat kemarin kami akan melakukan perubahan total untuk menajemen keamanan khususnya untuk masuk ke stadion.

“Kemarin sudah kami sepakati juga bahwa November akan bekerja sama dengan crowd management yang lebih profesional. Jadi kami sangat serius soal keamanan, kenyaman akan diambil alih oleh orang-orang profesional,” jelasnya.

Arya mengatakan bahwa penonton akan sedikit lebih repot saat masuk ke Stadion karena adanya scanning.

Namun hal ini dilakukan demi terciptanya keamanan, keselamatan dan kenyamanan saat menonton timnas Indonesia.

PSSI minta maaf saat laga bulan November nanti pintu masuk akan lebih ketat.

“Sedikit merepotkan, tapi ini demi kemanan keselamatan, kenyamanan dan ini pelajaran berharga bagi kita semua,” tukas Arya Sinulingga. ***

Lini Belakang Timnas Indonesia Bertahan Solid, Maarten Paes Jadi Man of the Match

KABARCEPU.COM – Soliditas lini belakang Timnas Indonesia menjadi kunci keberhasilan menahan gempuran Australia, Jay Idzes dan Rizky Ridho tampil disiplin dan kokoh.

Sementara kiper Maarten Paes mencatatkan lima penyelamatan krusial dan terpilih sebagai pemain terbaik Timnas Indonesia.

Berkat aksinya itu, kiper Timnas Indonesia itu, terpilih sebagai pemain terbaik atau man of the match.

Seperti apa yang diperlihatkan, kata pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, ini memang menjadi pertandingan yang sangat sulit bagi Indonesia.

“Memang, bisa dibilang kami selalu diserang. Tetapi, jika melihat mental saja, mungkin Indonesia dan Australia sama,” tutur pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Pertandingan pertama dan kedua sama, Maarten bermain sangat baik dan sebagai pemain paling belakang, memimpin timnya dengan baik.

Timnas Indonesia menunjukkan perlawanan luar biasa di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa 10 September 2024, saat menahan imbang juara Piala Asia 2015, Australia dengan skor 0-0.

Kedua tim, Timnas Indonesia dengan Australia, bermain terbuka dan saling serang, tetapi tidak ada gol yang tercipta hingga peluit akhir dibunyikan.

Seusai laga, pelatih Shin Tae-yong puas atas hasil ini dan menyatakan pemain Indonesia tampil sangat baik di dua laga tersebut.

Shin Tae-yong pun tidak segan memberikan pujian kepada anak asuhnya itu.

Menurut Shin Tae-yong, pada pertandingan Arab Saudi dan Australia, para pemain sangat bekerja keras dan bermain bagus.

“Jadi saya puas karena mereka sudah melakukan apa yang bisa mereka lakukan,” kata Shin Tae-yong.

Dengan hasil ini Indonesia menempati peringkat 4 klasemen sementara Grup C dengan dua poin.

Selanjutnya, Skuad Garuda akan tandang ke markas Bahrain 10 Oktober 2024 dan China 15 Oktober 2024.

Berikut susunan pemain Timnas Indonesia dan Australia :

Indonesia: Maarten Paes, Sandy Walsh, Rizky Ridho, Jay Idzes, JJustin Hubner, Calvin Verdonk; Ivar Jenner, Nathan Tjoe A On, Marselino Ferdinand; Rafael Struick, Ragnar Oratmangoen.

Pelatih: Shin Tae-yong

Australia: Mathew Ryan, Alessandro Circati, Harry Souttar, Cameron Burgess, Aziz Behich, Samuel Silvera, Keanu Baccus, Jackson Irvine, Craig Goodwin, Nestory Irankunda, Mitchell Duke

Pelatih: Graham Arnold ***