Arsip Tag: Cepu

Pawon Cethik Geni: Sajikan Masakan Tradisional Jawa Khas Tempo Doeloe di Cepu Blora

KABARCEPU.COM – Pawon Cethik Geni hadir sebagai oase bagi pecinta kuliner tradisional Jawa yang rindu akan masakan khas tempo doeloe.

Jika Anda berharap mengenang masa lalu dengan suasana tempo doeloe, Pawon Cethik Geni yang berada di Dusun Wangkot, Desa Kapuan, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora adalah tempat yang tepat.

Berlokasi strategis, Pawon Cethik Geni mengusung konsep dapur tempo dulu yang menyajikan berbagai masakan khas Jawa dengan cita rasa autentik dan menu-menu jadul.

Sang pemilik Pawon Cethik Geni, Rita Oktaviana, mengatakan bahwa usahanya tidak hanya menawarkan makanan, tetapi juga menghadirkan suasana nostalgia.

“Interior kami tampilkan peralatan masak dan hiasan jadul, sehingga pengunjung bisa mengenang kembali zaman  dulu,” ujarnya.

Mengenai masakan yang ditawarkan, menu-menu andalan yang disajikan yaitu sajian khas Cepu seperti nasi liwet, bothok, sambel jendil, asem-asem jendil, sambel belut, bebek muprul, bothok, sego jagung, pelas, tempe, bethithi, dan sambel panggang.

Menu lain yang ditawarkan yakni es stroop belimbing wuluh hasil produksi sendiri, sayur asem dan sayur lodeh lumbu. “Ada juga sayur-sayur lain berganti jenis tiap hari. Semuanya masakan khas dari desa,” ungkap wanita enerjik ini.

Selain menu di atas, tersedia pula berbagai kudapan tradisional seperti klepon, gethuk, dan jadah bakar. “Kami ingin menghidupkan kembali kenangan masa kecil dengan menyajikan makanan yang dibuat menggunakan resep asli nenek moyang. Semua proses memasak dilakukan secara tradisional untuk menjaga rasa dan aroma yang khas,” ujar Rita.

Pawon Cethik Geni merupakan realisasi program One Simbok One Product. Program ini bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu di desa agar mampu mendukung potensi anak-anak mereka.

Melalui program ini, diharapkan tempat ini dapat menjadi outlet bagi produk-produk hasil karya ibu-ibu khususnya bagi desa setempat serta di wilayah Cepu dan sekitarnya, sekaligus memberikan dampak positif bagi ekonomi keluarga.

“Karena wanita harus juga mampu memperkokoh pilar ekonomi keluarga, khususnya untuk pendidikan anak. Sekarang, yang jadi favorit adalah Stroop Belimbing Wuluh, produk ibu-ibu hasil tanaman sendiri dari pemanfaatan lahan pekarangan,” tutur Rita seraya menambahkan dirinya tidak akan berhenti memberdayakan kaum perempuan.

Harga yang terjangkau dan suasana yang hangat, menjadikan Pawon atau bisa disebut Rumah Makan Cethik Geni sebagai tempat yang cocok untuk berkumpul bersama keluarga atau sekadar melepas rindu pada masakan khas Jawa.

Tempat dengan pemandangan asri dan udara yang sejuk segar ini buka setiap hari dari pukul 09.00 hingga 15.00 WIB.***

Mahasiswa KKN Pintar Unugiri Wadahi Bakat Siswa SD Negeri 1 Kapuan Cepu Lewat Festival Literasi

KABARCEPU.COM – Mahasiswa KKN Pintar Unugiri Bojonegoro kembali berkontribusi untuk masyarakat dengan menyelenggarakan Festival Literasi di SD Negeri 1 Kapuan Cepu, guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi di kalangan generasi penerus bangsa.

Kegiatan yang dirancang Kelompok 38 mahasiswa KKN Pintar Unugiri Bojonegoro ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan menulis di kalangan siswa-siswi SD Negeri 1 Kapuan, tetapi juga untuk memberikan mereka wadah kreatif dalam mengungkapkan diri mereka melalui sastra.

Para mahasiswa KKN Pintar Unugiri Bojonegoro Kelompok 38 tersebut ingin menyampaikan pesan penting sejak dini kepada peserta didik di SD Negeri 1 Kapuan sebagai generasi penerus bangsa melalui antologi puisi yang mengangkat tema pendidikan, negara, dan lingkungan.

Festival Literasi yang dihelat mahasiswa KKN Pintar Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro ini dilangsungkan pada Senin, 16 Desember 2024 dan diikuti oleh siswa-siswi kelas 4, 5, dan 6 SD Negeri 1 Kapuan serta diawasi secara langsung oleh Sutarno selaku Kepala Sekolah.

Literasi adalah salah satu fondasi penting dalam pendidikan yang mengajarkan anak-anak untuk membaca dan menulis. Di era digital ini, konsentrasi pada keterampilan literasi menjadi semakin vital.

Dengan perkembangan teknologi dan informasi yang pesat, tantangan bagi generasi muda untuk tetap berinteraksi dengan teks secara kritis dan kreatif semakin meningkat.

Festival Literasi ini dirancang sebagai respons terhadap tantangan tersebut, sekaligus sebagai ajang bagi anak-anak untuk mengekspresikan ide-ide dan perasaan mereka melalui puisi.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Pintar Unugiri Bojonegoro berkolaborasi dengan siswa untuk menulis dan membacakan puisi hasil karya mereka sendiri. Setiap bait yang dibacakan mengandung pesan yang mendalam tentang pentingnya pendidikan dalam menciptakan generasi yang peduli akan bangsa dan lingkungan sekitar.

Dalam sambutannya, Sutarno selaku Kepala Sekolah menyampaikan rasa bangga atas keikutsertaan siswa-siswi SD Negeri 1 Kapuan dalam Festival Literasi melalui Antologi Puisi : Bercerita dan Berkarya yang mengangkat tema Pendidikan, Negara, dan Lingkungan ini.

Harapannya, lanjutnya dikatakan, partisipasi peserta didik kami dalam festival ini dapat memotivasi seluruh siswa untuk lebih giat dalam belajar, serta mencintai dan melestarikan lingkungan hidup dan bangsanya. Kegiatan ini juga merupakan sarana untuk memperkuat rasa kebersamaan dan meningkatkan kemampuan berbahasa serta berpikir kritis.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa KKN Pintar Unugiri yang telah mendampingi siswa-siswi kami untuk berkarya dan menyuarakan gagasan-gagasan mereka melalui seni dan literasi. Untuk para siswa yang mengikuti festival ini, isi dan lakukan yang terbaik,” pesan Sutarno dalam sambutannya.

Ketua Kelompok 38 KKN Pintar Unugiri Bojonegoro sekaligus Koordinator Desa, Salman Al-Mubarok, menjelaskan bahwa festival ini merupakan upaya untuk menumbuhkan kreativitas anak-anak dalam berbahasa dan berkomunikasi.

“Festival ini adalah momen yang istimewa, karena melalui puisi, kita dapat mengekspresikan perasaan, dengan cara yang indah. Literasi bukan hanya soal membaca dan menulis, tetapi juga tentang memahami dan merasakan,” ungkapnya.

Pada kegiatan tersebut, antologi yang dihasilkan tidak hanya menjadi wadah ekspresi bagi anak-anak, tetapi juga sebagai sarana untuk mendiskusikan berbagai topik penting seperti pentingnya pendidikan berkualitas, tanggung jawab sebagai warga negara, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Festival Literasi yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diawali dengan serangkaian workshop menulis puisi yang dipandu oleh mahasiswa KKN. Dalam suasana yang ceria dan penuh semangat, anak-anak diajak untuk menggali ide-ide kreatif mereka serta menuangkan pikiran mereka ke dalam bentuk kata-kata.

Melalui pendekatan yang menyenangkan, mahasiswa KKN Pintar Unugiri Bojonegoro berusaha menumbuhkan rasa percaya diri pada anak-anak dan membantu mereka memahami cara berkomunikasi secara efektif melalui sastra.

Ketika antologi puisi selesai disusun, mahasiswa KKN Pintar Unugiri bersama siswa mengadakan acara pembacaan puisi yang menjadi momen spesial, karena tidak hanya anak-anak menunjukkan kreativitasnya, tetapi juga mengajak audiens untuk berperan aktif dalam mendukung literasi dan kesadaran sosial.

Acara tersebut, berakhir pada pukul 10.00 WIB dengan serangkaian seremonial yang menyisakan momen berharga antara mahasiswa dari Unugiri Bojonegoro bersama siswa-siswi SD Negeri 1 Kapuan, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Festival Literasi yang merupakan salah satu program kerja dari KKN Pintar Unugiri Bojonegoro Kelompok 38 bukan hanya sekadar acara, tetapi merupakan sebuah gerakan untuk kembali menekankan pentingnya literasi sebagai dasar dalam menciptakan individu yang cerdas dan peduli. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Pintar Unugiri Bojonegoro berharap dapat memberikan inspirasi dan motivasi kepada para generasi penerus bangsa sejak dini.***

Pengirim: Yeti Nur Hidayah (Anggota KKN Pintar Unugiri Desa Kapuan, Kecamatan Cepu, Blora).

SMA Muhammadiyah Cepu Akan Gelar Turnamen Futsal Antar Pelajar

KABARCEPU.COM – SMA Muhammadiyah Cepu kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan bakat olahraga pelajar dengan menggelar Turnamen Futsal Antar Pelajar SMP dan MTs.

Kegiatan yang menargetkan 24 tim peserta dari kalangan siswa SMP dan MTs di wilayah Cepu dan sekitarnya ini akan berlangsung pada tanggal 18 dan 19 Januari 2025 di Lapangan Futsal Pelangi, Wonorejo, Cepu.

Abdul Ghofur, Ketua Panitia Turnamen, menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk memberikan wadah positif bagi pelajar dalam menyalurkan minat dan bakat mereka di bidang olahraga, khususnya futsal. “Tujuan kami untuk mewadahi bakat anak,” ujar Ghofur santai.

Selain itu, untuk menciptakan ruang kompetisi yang sehat sekaligus menjalin silaturahmi antar sekolah di wilayah Cepu dan sekitarnya. “Sekaligus memperkenalkan SMA Muhammadiyah Cepu,” ujar pria asli Lamongan ini.

Turnamen ini direncanakan berlangsung selama dua hari, dengan format pertandingan sistem gugur. Para peserta diharapkan tidak hanya bertanding untuk meraih juara, tetapi juga menunjukkan sportivitas dan semangat juang yang tinggi.

Untuk menarik minat lebih banyak peserta, panitia menyediakan hadiah berupa uang pembinaan senilai total lima juta rupiah, piagam penghargaan untuk para juara. “Semua peserta akan mendapatkan sertifikat dari panitia,” kata Ghofur.

“Kami mengundang seluruh siswa SMP dan MTs yang memiliki minat di futsal untuk segera mendaftarkan timnya. Semoga turnamen ini menjadi inspirasi bagi para pelajar untuk terus mengembangkan diri di bidang olahraga,” tambah Abdul Ghofur.

Pendaftaran turnamen telah dibuka dan akan ditutup setelah kuota 24 tim terpenuhi. Bagi tim yang ingin berpartisipasi, dapat menghubungi panitia melalui kontak yang telah disediakan. “Pendaftaran dibuka 1 Desember 2024 dan akan ditutup 14 Januari 2025,” ujar Guru PAI yang pernah mengajar di MI Muhammadiyah 27 Surabaya tersebut.

Turnamen ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan antar pelajar sekaligus meningkatkan antusiasme generasi muda terhadap olahraga futsal.

Lapangan Futsal Pelangi Wonorejo Cepu sebagai lokasi pertandingan dipilih karena fasilitasnya yang memadai untuk mendukung penyelenggaraan event olahraga skala pelajar. Pertandingan dipastikan akan berlangsung seru dan menarik perhatian para penggemar futsal di Cepu dan sekitarnya.***

Gelar KKN Pintar 2024, Kelompok 38 Mahasiswa UNUGIRI Bojonegoro Salurkan Bantuan Sosial di Desa Kapuan Cepu

KABARCEPU.COM – KKN Pintar 2024 yang digelar Kelompok 38 mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri atau UNUGIRI Bojonegoro di Desa Kapuan Cepu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Dalam KKN Pintar 2024 UNUGIRI Bojonegoro itu, Kelompok 38 menunjukkan dedikasi tinggi kepada masyarakat warga Desa Kapuan Cepu, dengan menyalurkan bantuan sosial berupa Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).

Kegiatan KKN Pintar 2024 Kelompok 38 mahasiswa UNUGIRI Bojonegoro tersebut dilaksanakan pada Kamis, 5 Desember 2024, di Balai Desa Kapuan, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB.

Bantuan sosial atau Bansos disalurkan Kelompok 38 KKN Pintar UNUGIRI Bojonegoro pada sebagian warga Desa Kapuan di 10 RT dari 2 RW dengan jumlah penerima manfaat mencapai 371 orang.

Mahasiswa KKN Pintar UNUGIRI Bojonegoro Kelompok 38 tersebut memprioritaskan penerima bantuan sosial meliputi warga lansia dan para guru TPQ.

Jenis bantuan yang diberikan adalah bahan pangan pokok, yakni berupa beras Bulog dari Badan Pangan Nasional. Kegiatan ini bertujuan membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak kenaikan harga kebutuhan pokok akibat inflasi dan perubahan musim.

Ketua Kelompok 38 KKN Pintar 2024 UNUGIRI Bojonegoro, Salman Al-Mubarok, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan penyaluran bantuan sosial tersebut.

“Kami bangga dapat terlibat dalam kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Selain membantu distribusi bantuan, kami juga belajar pentingnya kerja sama antara berbagai pihak untuk keberhasilan program sosial seperti ini,” ujar Salman.

Lanjutnya dikatakan, proses penyaluran bantuan sosial berlangsung tertib dengan dukungan perangkat desa dan tokoh masyarakat dari Desa Kapuan, Kecamatan Cepu, Blora.

Ia menambahkan, anggota KKN dari Kelompok 38 mahasiswa UNUGIRI Bojonegoro tidak hanya membantu administrasi, tetapi juga memastikan setiap penerima bantuan mendapatkan haknya dengan adil.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Sekretaris Desa Kapuan, Filly Andika, mengapresiasi peran aktif mahasiswa KKN UNUGIRI Bojonegoro tersebut.

“Kehadiran mahasiswa UNUGIRI sangat membantu dalam pelaksanaan program ini. Selain mempercepat proses distribusi, mereka juga membawa semangat baru bagi masyarakat,” ungkap Filly.

Salah satu warga penerima bantuan, Purwati, mengaku sangat terbantu dan senang dengan adanya bantuan dari mahasiswa UNUGIRI Bojonegoro ini.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama dalam menghadapi kondisi ekonomi yang sulit dengan harga sembako yang semakin mahal,” kata Purwati.

Untuk diketahui, kegiatan penyaluran bantuan sosial ini merupakan bagian dari upaya Kelompok 38 KKN UNUGIRI untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Kapuan, Cepu.

Harapannya, dengan adanya kegiatan seperti ini, kolaborasi antara mahasiswa, Pemerintah Desa Kapuan, dan masyarakat dapat terus berjalan.***

Pengirim: Yeti Nur Hidayah (Tim KKN Unugiri Kelompok 38 Desa Kapuan, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora).

Kuliner Legendaris Cepu yang Wajib di Coba

KABARCEPU.COM – Cepu, kota kecil di Jawa Tengah, berada paling ujung timur, berbatasan langsung dengan Jawa Timur.

Kota kecil ini sebenarnya adalah kawasan perkotaan di wilayah Kecamatan Cepu Kabupaten Blora.

Cepu lebih akrab disebut dengan kota minyak, yang konon katanya kota ini menjadi salah satu industri minyak di Indonesia.

Terkenal hingga seantero dunia, Cepu menyimpan beragam kuliner lezat yang telah melegenda.

Bagi para pencinta kuliner, mengunjungi Cepu tanpa mencicipi makanan khasnya terasa kurang lengkap.

Berikut beberapa kuliner legendaris Cepu yang wajib Anda coba:

1. Sego Pecel Cepu

Sego pecel menjadi primadona kuliner Cepu.

Perpaduan nasi hangat dengan sayuran rebus yang disiram bumbu kacang yang kaya rasa membuat hidangan ini begitu menggugah selera.

Uniknya, setiap penjual sego pecel memiliki racikan bumbu yang berbeda-beda, sehingga cita rasanya pun beragam.

2. Rawon Lepek

Rawon lepek adalah hidangan berkuah khas Cepu yang terbuat dari daging sapi.

Kuahnya yang berwarna hitam pekat berasal dari kluwek, memberikan cita rasa yang khas dan sedikit asam.

Disajikan dengan nasi hangat, tauge, dan kerupuk, rawon lepek cocok dinikmati saat cuaca dingin.

3. Serabi Bakar

Serabi bakar memiliki ciri khas tersendiri. Kue ini biasanya disajikan dengan parutan kelapa yang gurih.

Teksturnya yang lembut dan rasanya yang manis gurih membuat serabi bakar ini menjadi favorit banyak orang, terutama saat sarapan.

4. Utri Manis

Utri manis adalah kudapan khas Cepu yang terbuat dari parutan singkong yang dicampur dengan gula merah dan bumbu-bumbu lainnya.

Rasanya yang manis dan gurih membuat utri manis cocok dijadikan camilan atau teman minum teh.

5. Opor Ayam Pak Pangat

Opor ayam Pak Pangat adalah salah satu kuliner legendaris di Cepu yang terkenal dengan rasanya yang gurih dan santan yang kental.

Opor ayam ini biasanya disajikan dengan nasi hangat dan lauk pendamping lainnya.

Selamat mencoba!

HIJAUKAN BLORA! Pertamina EP Cepu Tanam Aneka Pohon Buah, Galakkan Program Penghijauan dan Ketahanan Pangan

KABARCEPU.COM – Pertamina EP Cepu tanam berbagai aneka pohon buah untuk mendukung sekaligus menggalakkan Program Penghijauan dan Ketahanan Pangan Nasional.

Guna mendukung Program Penghijauan dan Ketahanan Pangan Nasional, khususnya di wilayah Kabupaten Blora, penanaman aneka pohon buah dilakukan Pertamina EP Cepu.

Penanaman aneka pohon buah ini dilakukan Pertamina EP Cepu pada Rabu, 29 Mei 2024 di Desa Ledok, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Program Penghijauan dengan penanaman aneka pohon buah ini merupakan kolaborasi bersama Pertamina EP Field Cepu dan Pertamina EP ADK serta didukung Hayat Institute.

Field Manager Pertamina EP Field Cepu Dody Tetra Atmadi menuturkan bahwa digalakkannya penghijauan karena saat ini dunia sedang terjadi kenaikan suhu udara yang cukup ekstrim.

“Kegiatan seperti ini kami lakukan rutin setiap tahun. Kami berharap semua akan mendapatkan dan merasakan manfaatnya,” ungkap Field Manager Pertamina EP Field Cepu Dody Tetra Atmadi.

Menurut Dody, penghijauan bukan sekedar mengurangi suhu dan menjadikan udara berubah menjadi lebih sejuk.

“Tetapi kedepan akan ada manfaat ekonomi yang bisa dirasakan masyarakat. Buah-buahan yang dihasilkan nanti, silakan dikelola dan dinikmati masyarakat,” katanya.

Dody menambahkan, untuk mewujudkan Gerakan Pengembangan Buah Organik Lokal Nusantara (Gerbang Blora) yang dicanangkan Pemkab Blora, pihaknya sangat mendukung.

“Gerbang Blora itu bagus sekali untuk mendukung ketahanan lingkungan dan ketahanan pangan,” katanya.

Pada saat yang sama, Ketua Hayat Institute Ahmad Rouf mengatakan bahwa selama ini manusia selalu bergantung pada keberadaan pohon.

“Pohon dan manusia akan saling bergantung. Itulah sebabnya kami mengajak untuk bersama-sama menanam pohon,” ajaknya ketika dikonfirmasi disela-sela acara.

Kedepan, lanjut Rouf, hasil dari penghijauan dan penanaman pohon buah ini akan sangat bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

“Kami berharap akan ada sentra ekonomi berbasis buah-buahan. Bukan hanya menjaga keseimbangan alam dan lingkungan, tetapi hasilnya bisa meningkatkan ekonomi rakyat,” paparnya penuh harap.

Program penghijauan yang dilaksanakan ini diharapkan bisa memulihkan serta meningkatkan daya dukung lahan dalam kawasan hutan.

“Bisa juga mengembalikan fungsi pada lahan. Selain itu juga bisa meningkatkan kualitas lingkungan pada ruang terbuka hijau,” katanya bersemangat.***

Rayakan Ultah ke-14, Hotel Grand Mega Resort Cepu Gelar Donor Darah

KABARCEPU.COM – Rayakan ultah ke-14, Hotel Grand Mega Resort Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah menggelar beberapa kegiatan menarik.

Salah satu kegiatan Hotel Grand Mega Resort Cepu di ulang tahunnya yang ke-14 itu adalah mengadakan donor darah yang dibuka untuk umum.

Donor darah dalam rangka hari ulang tahun ke-14 Hotel Grand Mega Resort Cepu itu digelar pada Selasa (28/05/2024).

“Kali ini donor darah digelar di Cafe Cinta. Banyak pihak mendukung kami,” ungkap General Manager Hotel Grand Mega Resort and Spa Cepu, Sugiono Turwibowo.

Pria yang akrab disapa Bowo ini mengatakan, pihaknya bersyukur atas dukungan masyarakat sehingga Hotel Grand Mega masih tetap beroperasi hingga kini.

“Kami berusaha bagaimana kami bisa bermanfaat untuk masyarakat. Donor darah ini menjadi salah satu upaya kami berkomunikasi dengan masyarakat,” jelas Bowo.

Kegiatan donor darah diikuti oleh 75 pendonor. “Tetapi karena ada 13 orang yang belum memenuhi persyaratan, sehingga hanya 62 pendonor yang berhasil diambil darahnya,” katanya.

“Tetapi bagaimanapun, kami tetap berterima kasih atas antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan ini,” tambah Bowo.

Sebanyak 62 kantong darah didapatkan oleh petugas dari PMI Blora. Sebelum diambil darahnya, para pendonor diberi kesempatan mengikuti senam bersama yang diadakan di area parkir.

“Agar semua sehat, kami ajak senam bersama, potong tumpeng, dan pembagian makanan,” ujar pria yang selalu berpenampilan perlente tersebut.

Bowo menambahkan, pihaknya berjanji akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih baik.

“Hotel itu seperti iman, pasang surut. Meski ada kekurangan, tetapi kami punya niat dan semangat bersungguh-sungguh untuk lebih baik. Kami akan memperbaiki pelayanan hotel kepada customer,” terang Bowo.

Sementara itu Kapolsek Cepu AKP Agus Priyo Hatmoko mengatakan bahwa donor darah itu sangat penting bagi masyarakat yang membutuhkan darah.

“Saya menyambut baik acara donor darah ini. Seharusnya kegiatan semacam ini lebih digalakkan lagi, karena ini benar-benar sangat bermanfaat,” katanya.

Kapolsek menambahkan, saat ini sangat tidak imbang antara kebutuhan darah dengan ketersediaan darah.

“Minat pendonor belum banyak, dan kesadaran untuk menjadi pendonor itu masih sangat kurang. Maka saya berharap jika acara di instansi maupun perusahaan, alangkah baiknya dilengkapi dengan donor darah,” harap Kapolsek Cepu.

Menurut Kapolsek, darah adalah nyawa segala makhluk. “Betul itu. Makanya menyumbang darah walaupun sedikit, itu sangat berarti bagi orang lain yang sangat membutuhkan. Menyumbangkan darah sekaligus membagi kehidupan,” ujar pria bergolongan darah AB yang sudah menjadi pendonor sejak SMA tersebut.***

Kronologi Kasus Pembuangan Bayi di Cepu Kabupaten Blora, dari Jepara Berakhir di Teras Rumah Warga di Cepu

KABARCEPU.COM – Kasus pembuangan bayi di Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah berhasil diungkap aparat kepolisian.

Aparat kepolisian gerak cepat mengungkap kasus pembuangan bayi di Cepu, Kabupaten Blora yang terjadi pada Minggu, 12 Mei 2024.

Pelaku pembuangan bayi di Cepu, Kabupaten Blora itu berhasil diamankan pihak kepolisian saat berada di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Kasatreskrim Polres Blora AKP Selamet mengungkapkan, pelaku pembuangan bayi di Cepu Blora itu merupakan ibu kandung sendiri yang berinisial DK (42).

Dalam konferensi pers pada Rabu, 15 Mei 2024, AKP Selamet menuturkan bahwa DK (42) merupakan warga Kelurahan Tambakromo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora yang saat ini bekerja di Kabupaten Jepara.

“Tersangka di tangkap di wilayah Kecamatan Kalinyamatan Jepara, selanjutnya di bawa ke Polres Blora guna proses Hukum lebih lanjut, karena terbukti melakukan Tindak Pidana tersebut kemudian dilakukan Pemeriksaan dan dibuatkan berita acara penangkapan,” ujarnya.

Lebih lanjut, AKP Selamet mengungkapkan, kelahiran bayi berjenis kelamin laki-laki itu terjadi di Kabupaten Jepara.

Kronologi Kasus Pembuangan Bayi di Cepu Kabupaten Blora

Pelaku awalnya hendak melahirkan sendiri bayinya ditempat kost. Karena tidak bisa melakukan persalinan secara langsung, pelaku akhirnya pergi ke puskesmas untuk meminta bantuan.

Setelah melahirkan dan bayi dianggap sehat, pelaku kemudian pulang ke kostnya di wilayah Mayong, Kabupaten Jepara.

Dari Jepara, bayi tersebut beserta tali pusar dan perlengkapan bayi kemudian dibawa naik travel menuju ke Cepu, Kabupaten Blora oleh ibunya.

“Kemudian pada malam hari itu juga sekitar jam 17.00 si ibu bersama bayi dan perlengkapannya naik travel menuju Cepu. Di Cepu menginap selama dua hari dan akhirnya memutuskan rencana awal akan menitipkan bayi ke kerabatnya yang ada di Cepu tapi karena merasa takut, dan malu dia mengurungkan niat untuk menyerahkan bayi tersebut,” kata AKP Selamet.

AKP Selamet menambahkan, bahwa yang bersangkutan bekerja disalah satu pabrik tas di Mayong, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

“Dari Polsek Cepu bersama dengan Satreskrim Polres Blora melakukan penyelidikan terkait dengan bayi yang diterlantarkan. Selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi akhirnya mengarah kepada seorang ibu yang diduga melahirkan si bayi itu. Dan ternyata benar bahwa ibu itu melahirkan tepatnya di kecamatan Mayong Jepara,” terang AKP Selamet.

Bayi tersebut akhirnya ditinggal di depan teras di bangku rumah warga RT 02/RW 07 Cepu Kidul, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Setelah menitipkan bayinya beserta sebuah surat wasiat, pelaku kemudian kembali ke Jepara untuk melanjutkan pekerjaan.

“Karena perbuatan si ibu yang menelantarkan bayinya kami jerat pasal 307 jo 305 KUHPdengan ancaman maksimal 5 tahun penjara,” pungkas AKP Selamet.***

Kasus Pembuangan Bayi di Cepu Kabupaten Blora Berhasil Diungkap Polisi, Ada Surat Wasiat Didalamnya

KABARCEPU.COM – Kasus pembuangan bayi di Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah akhirnya berhasil diungkap oleh kepolisian.

Polisi akhirnya berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembuangan bayi di Cepu, Kabupaten Blora yang terjadi pada Minggu, 12 Mei 2024 sekira pukul 04.00 WIB.

Disertai dengan sebuah surat wasiat, kasus pembuangan bayi di Cepu, Kabupaten Blora tersebut berhasil diungkap kepolisian.

Bayi berjenis kelamin laki-laki itu dibuang tepatnya di Cepu Kidul, Kelurahan Cepu, Kecamatan Cepu, Blora, dan pelaku sudah diamankan polisi.

“Pelaku adalah ibu bayi dan ditangkap di Jepara pada hari Selasa siang. Pelaku kelahiran Jombang Jawa Timur, bekerja di sebuah perusahaan di Jepara. Pelaku berinisial Dk (22th) warga Jalan Randublatung No.  22 RT 1 RW 4 Kelurahan Tambakromo Kecamatan Cepu Kabupaten Blora,” ujar Kapolsek Cepu, AKP Agus Priyo Hatmoko.

AKP Agus Priyo Hatmoko menambahkan, kasus ini kini dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Blora.

“Perkara kami limpahkan ke PPA Polres Blora,” ujar Kapolsek Cepu saat dikonfirmasi, Rabu (15/5/2024).

Diberitakan sebelumnya, sesosok bayi ditemukan di depan rumah Semah (46) warga Cepu Kidul, Kelurahan Cepu, Kecamatan Cepu, Blora.

Bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan berada di kursi panjang depan rumah warga sekitar pukul 04.00 WIB, Minggu (12/5) dalam kondisi hidup. Di dekat bayi itu terdapat surat tulisan tangan.

Semah, warga RT 02/RW 07, Cepu Kidul mengaku, awalnya ada suara bayi di luar rumah yang dikira kucing.

Setelah melihat keluar ternyata ia kaget menemukan bayi berjenis kelamin laki-laki di kursi teras rumahnya.

“Disini ada suara nangis saya keluar. Pukul 04.00. Lihat itu bayi atau tidak. Kirain kucing, ternyata bayi. Saya lari kerumah pak RT untuk melapor. Habis itu, baru berani pegang bayinya itu,” terangnya.

Semah mengaku, kondisi bayi baik-baik saja. Ditinggalkan lengkap dengan wasiatnya. Ada tas, popok, baju, susu, sarung tangan. “Lengkap sama wasiatnya juga,” terangnya.

Surat wasiat itu berbunyi:
Hari jumat jam 04.00 subuh, belum ada nama, belum di brokohi, tolong njenengan rawat dan jaga anak baik ini. Saya percaya kalau njenegan bisa menjaga dan mendidik anak ini dengan baik. Anggaplah sebagai anak sendiri. Kalau bisa tolong rawat sendiri. Jangan diadopsi orang lain. Dia anak yang kuat, anak hebat dan semoga jadi anak yang sholeh. Amiin.BB 2,1 Kg. Tolong jangan dipijit, jangan kena kipas angin, susu ½ botol plus ½ sendok susu. Jaga dan rawat anak ini dengan baik ya? Terima masih. Saya percaya sama njenengan.

“Sudah banyak warga RT 02 dan RW 04 yang mau mengadopsi,” tegasnya.

Bayi itu kini dalam perawatan di rumah sakit dr. R Soeprapto Cepu dan dalam kondisi sehat.

Sejumlah orang dikabarkan sangat berniat untuk mengadopsi bayi itu.***